TRENDING NOW

ARTIKEL KESEHATAN - Menatap layar laptop terlalu lama atau telat makan bisa menyebabkan sakit kepala lho. Selain itu, faktor hormonal juga berpengaruh. Begitu banyak ya ternyata penyebab sakit kepala, yuk cari tahu penyebab sakit kepala yang sering anda rasakan.



Sakit kepala dapat terjadi oleh siapapun dan pada usia berapa pun. Penyebab sakit kepala umumnya bukan merupakan penyakit yang serius, namun pada beberapa kasus dapat disebabkan oleh kondisi yang darurat.
Pemicu Sakit Kepala
Umumnya sakit kepala dapat disebabkan oleh aktifitas yang sedang dilakukan atau kondisi yang dialami saat itu. Berikut beberapa pemicu timbulnya sakit kepala:
  • Dehidrasi
    Kekurangan cairan dalam tubuh dapat memicu terjadinya sakit kepala. Gejala lain jika terjadi dehidrasi yang umumnya menyertai adalah berkeringat, mual atau terasa sangat haus.
  • Sinar dari Layar
    Berhadapan dengan layar computer atau televise dalam waktu yang lama dapat membuat mata menjadi tegang dan dapat menyebabkan sakit kepala. Kondisi ini dapat dikurangi dengan memajamkan mata atau mengalihkan pandangan dari layar selama beberapa menit.
  • Telat Makan
    Melewatkan jadwal makan akan menyebabkan asupan nutrisi untuk otak tidak berjalan dengan baik sehingga dapat menyebabkan sakit kepala.
  • Kurang Tidur
    Sakit kepala yang umumnya dialami pada saat pagi hari kemungkinan disebabkan oleh kurangnya waktu tidur atau tidur yang kurang berkualitas.
  • Pengaruh Hormon
    Penurunan kadar estrogen dapat mengubah pelepasan senyawa kimia otak yang memicu sakit kepala.
  • Postur Tubuh
    Postur tubuh yang buruk saat duduk atau tidur dapat menyebabkan tegang pada punggung bagian atas, leher dan bahu sehingga memicu terjadinya sakit kepala.
  • Kurang Berolahraga
    Berlari atau naik sepeda dapat melepaskan hormone penghilang rasa sakit yang disebut endorfin.
  • Stress
    Stress membuat otot-otot pada tubuh menegang dan meningkatkan kadar zat kimia otak yang memicu sakit kepala. Sakit kepala yang terasa seperti menegang sering terjadi pada orang yang mengalami stress.
  • Suara Nyaring atau Berisik
    Suara yang sangat nyaring atau berkepanjangan dapat memicu migraine dan sakit kepala lainnya. Suara berisik atau bising juga dapat menyebabkan sakit kepala.
Sakit Kepala Primer
Sakit kepala primer disebabkan oleh gangguan pada saraf, pembuluh darah atau senyawa kimia yang memicu sinyal rasa sakit diotak. Sakit kepala primer tidak berkaitan dengan penyakit lain.
Berikut beberapa jenis sakit kepala primer:
  • Tegang pada Kepala
    Kondisi ini alah jenis yang paling umum terjadi. Tegang pada kepala dapat terjadi hanya sesekali dalam seminggu, namun juga bisa dalam waktu yang lama dan sering.
  • Migrain
    Migraine dirasakan sebagai nyeri kepala hanya disatu sisi  yang terkadang disertai mual dan muntah. Wanita memiliki resiko lebih tinggi mengalami migraine.
  • Sakit Kepala dengan Pola
    Sakite kepala ini umumnya terjadi pada satu sisi kepala yang biasanya disekitar mata dan bisa menjalar ke bagian leher dan bahu. Sakit kepala ini dapat bertahan selama seharian atau lebih.
Sakit Kepala Sekunder
Sakit kepala sekunder terjadi karena kondisi kesehatan tertentu, cedera atau efek samping terapi pengobatan. Beberapa kondisi yang menjadi penyebab sakit kepala:
  • Tekanan darah tinggi
  • Infeksi pada otak seperti meningitis atau sinusitis
  • Pendarahan atau pembengkakan pada pembuluh darah di otak
  • Peningkatan cairan pada otak (hidrosefalus)
  • Tumor otak
ARTIKEL KESEHATAN - Telinga berdengung sering kali mengganggu aktifitas. Ternyata kebiasaan seperti menggunakan headphone untuk mendengarkan music adalah salah satu penyebabnya. Apa sajakah penyebab telinga sering berdengung?


Telinga berdengung memiliki istilah tinnitus dalam dunia kesehatan. Tinnitus bukan merupakan penyakit, tetapi sebuah gejala dari gangguan pendengaran. Umumnya tinnitus bukan merupakan gejala dari kondisi yang serius, namun dapat mengganggu aktifitas. Untuk mengobati tinnitus dapat dilakukan jika sudah mengetahui penyebabnya.

Apakah Penyebab Telinga Berdengung?

Penyebab paling umum terjadinya tinnitus karena mendengarkan suara keras dalam waktu lama. Suara keras yang didengar menyebabkan kerusakan permanen pada sel-sel sensitive suara dari koklea (organ berbentuk spiral di telinga bagian dalam). Beberapa profesi seperti teknisi pesawat, musisi, tukang kayu, pilot memiliki resiko mengalami tinnitus lebih besar. Paparan suara sangat keras secara tiba-tiba juga dapat menyebabkan tinnitus.
Berikut beberapa penyebab tinnitus yang umumnya terjadi:
  • Faktor Usia
    Bagi banyak orang, bertambahnya usia dapat berdampak pada memburuknya pendengaran yang umumnya dimulai sekitar usia 60 tahun. Gangguan pendengaran yang terjadi ini dapat menyebabkan timbulnya tinnitus.
  • Paparan Suara Keras
    Sumber umum suara keras adalah perangkat music portable seperti iPod, Handphone, atau laptop. Mendengarkan music dengan suara keras melalui headphone dalam waktu lama dapat menimbulkan tinnitus. Paparan suara keras dalam jangka pendek atau panjang memiliki resiko yang sama menyebabkan kerusakan permanen.
  • Penyumbatan Kotoran Telinga
    Kotoran telinga memiliki manfaat menjaga kotoran dan bakteri dari luar memasuki saluran telinga. Ketika terlalu banyak kotoran telinga menumpuk dan susah untuk dibersihkan maka dapat menyebabkan gangguan pendengaran atau iritasi pada gendang telinga yang menimbulkan tinnitus.
  • Perubahan Tulang Telinga
    Pengerasan tulang di telinga bagian tengah (otosklerosis) dapat mempengaruhi pendengaran dan menyebabkan tinnitus. Kondisi ini disebabkan oleh pertumbuhan tulang yang tidak normal dan umumnya karena faktor genetik.
Selain itu, kondisi kesehatan tertentu dapat menyebabkan terjadinya tinnitus seperti tekanan darah tinggi, penyakit kardiovaskular, gangguan sirkulasi, anemia, alergi, masalah pada kelenjar tiroid, gangguan autoimun dan diabetes.
Pengobatan tertentu yang sedang dikonsumsi dapat menjadi penyebab atau memperburuk kondisi tinnitus. Umumnya semakin besar dosis yang dikonsumsi maka semakin memungkinkan timbulnya tinnitus. Tinnitus biasanya akan berhenti ketika obat berhenti dikonsumsi. Beberapa obat yang dapat menjadi penyebab tinnitus:
  • Antibiotik seperti erythromycin, vancomycin, dan neomycin
  • Pengobatan kanker
  • Golongan obat diuretik seperti furosemide
  • Terapi pengobatan malaria
  • Pengobatan antidepresan
  • Konsumsi aspirin dalam dosis tinggi selama lebih dari 12 hari

Bagaimana Cara Pencegahannya?

Dalam banyak kasus, tinnitus terjadi karena penyebab yang tidak dapat dicegah. Namun, beberapa tindakan pencegahan dapat membantu mencegah jenis tinnitus tertentu.
  • Menggunakan Pelindung Pendengaran
    Seiring waktu, paparan suara keras dapat merusak saraf di telinga, menyebabkan gangguan pendengaran dan tinnitus. Menggunakan pelindung pendengaran merupakan salah satucara pencegahan.
  • Mengecilkan Volume Musik
    Paparan jangka panjang suara music yang keras tanpa perlindungan telinga atau mendengarkan music dnegan volume yang sangat tinggi melalui headphone  dapat menyebabkan gangguan pendengaran dan tinnitus.
  • Menjaga Kesehatan Kardiovaskular
    Olahraga teratur dan mengkonsumsi makanan dengan benar merupakan upaya untuk menjaga pembuluh darah tetap sehat. Mencegah terjadinya gangguan pembuluh darah juga dapat mencegah terjadinya tinnitus.
ARTIKEL KESEHATAN - Mengajari anak untuk mengunyah makanan hingga halus membantu meningkatkan penyerapan nutrisi makanan di usus. Sehingga dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan anak.


Kesehatan pencernaan anak merupakan salah satu hal penting yang perlu diperhatikan pada anak. Umumnya orang tua senang jika anak banyak makan atau suka makan, tetapi tidak dapat memberikan makanan dengan komposisi gizi yang seimbang untuk anak. Menjaga kesehatan pencernaan sama pentingnya dengan menjaga daya tahan tubuh anak. Tiga kunci penting yang dapat menjaga kesehatan pencernaan anak adalah serat, cairan dan olahraga.

Makanan Tinggi Serat

Sudah menjadi hal umum jika serat sangat bermanfaat untuk kesehatan pencernaan. Serat bekerja didalam tubuh untuk melancarkan proses pembuangan kotoran. Kebutuhan serat pada anak-anak berbeda dengan orang dewasa. Anak dengan usia 1-3 tahun membutuhkan sekitar 19 gram serat per hari dan anak usia 4-8 tahun membutuhkan asupan serat 25 gram serat per hari. Makanan dianggap mengandung tinggi serat jika memiliki kandungan 3-5 gram dalam satu porsi. Berikut beberapa makanna yang memiliki kandungan tinggi serat:
  • Buah-buahan
  • Kacang-kacangan
  • Sayur-sayuran
  • Sereal dengan tinggi serat. Pilihlah sereal anak yang mengandung 5 gram serat dalam satu porsinya.
  • Roti gandum
  • Kentang kukus
  • Yogurt. Yogurt bukanlah makanan yang mengandung tinggi serat, tetapi mengandung bakteri baik yang baik bagi kesehatan pencernaan. Yogurt juga dapat dicampur dengan buah kesukaan anak.
Mengkonsumsi makanan dengan tinggi serat dapat mencegah terjadinya sembelit atau wasir pada anak.

Asupan Cairan yang Cukup

Pemenuhan kebutuhan cairan merupakan faktor lain yang dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan anak. Asupan cairan yang cukup dapat mencegah terjadinya sembelit pada anak. Sehingga mengontrol asupan cairan anak perlu dilakukan untuk memastikan asupan cairan sesuai dengan kebutuhan anak, terutama jika memiliki anak yang aktif bergerak.

Mengunyah Makanan dengan Baik

Proses mencerna makanan dimulai ketika makanan masuk kedalam mulut. Gigi akan memecah makanan menjadi potongan kecil agar enzim di saluran pencernaan mampu memecahnya. Mengunyah makanan tidak sampai halus dapat menyebabkan penurunan penyerapan nutrisi.  Ketika mengunyah makanan hingga halus maka air liur yang dihasilkan pun akan menjadi lebih banyak sehingga dapat melancarkan proses makanan sampai ke usus. Hal ini dapat mencegah terjadinya gejala gangguan pencernaan pada anak. Sehingga ibu perlu mengajarkan pada anak agar mengunyah makanannya hingga halus.

Olahraga Secara Rutin

Olahraga atau aktifitas fisik tidak hanya menjaga sistem kekebalan tubuh tapi juga menjaga kesehatan sistem pencernaan. Setiap aktifitas fisik akan merangsang aktifitas di saluran pencernaan dan membantu proses mencerna makanan.
ARTIKEL KESEHATAN - Yakinkah kebutuhan gizi harian anda terpenuhi? Terasa aneh bukan dijaman seperti sekarang jika yang tinggal diperkotaan besar pun mengalami kekurangan gizi. Pola makan dengan komposisi gizi yang tidak seimbang atau diet berlebihan dapat menyebabkan seseorang mengalami kekurangan gizi.



Makan bukan hanya bertujuan untuk mengatasi rasa lapar atau merasakan cita rasa makanan, yang terpenting dari makan adalah terpenuhinya kebutuhan gizi atau nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Makanan yang tepat adalah kunci penting untuk bisa hidup dengan sehat. Tubuh tidak hanya membutuhkan kalori untuk beraktifitas, tetapi juga nutrisi lain seperti protein, lemak, vitamin, mineral dan lain-lain.
Tidak semua orang mampu mencukupi kebutuhan nutrisi hariannya. Sehingga akan menyebabkan tubuh mengalami beberapa gangguan. Berikut adalah tanda dan gejala jika tubuh kurang mendapatkan kebutuhan nutrisi.

Mudah Lelah

Merasa tidak memiliki tenaga sepanjang hari bisa menjadi tanda kurangnya asupan nutrisi tertentu dalam tubuh, seperti zat besi atau kalori. Terlalu sedikit asupan mineral dapat menyebabkan tubuh kekurangan sel darah merah atau anemia.
Kalori adalah nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk memiliki energi. Dalam satu hari tubuh membutuhkan minimal 1000 kalori untuk menjalankan fungsi dasarnya. Jika seseorang memiliki aktifitas fisik, maka membutuhkan lebih dari 1000 kalori. Namun, jika kalori yang dikonsumsi lebih dari yg dibutuhkan oleh tubuh maka akan disimpan sebagai lemak.
Pada orang yang ingin menurunkan berat badan, umumnya akan mengurangi jumlah kalori yang dikonsumsi. Jika seseorang mengkonsumsi kalori kurang dari 1000 kalori maka akan mengalami penurunan laju metabolisme yang menyebabkan tubuh mudah lelah.

Rambut Rontok

Mengalami rambut rontok beberapa helai setiap hari merupakan kondisi yang normal. Namun, jika jumlah rambut yang rontok meningkat maka perlu mengoreksi asupan nutrisi harian. Banyak nutrisi yang dibutuhkan untuk menjaga pertumbuhan rambut tetap normal dan sehat. Kurangnya asupan kalori, protein, biotin, zat besi dan nutrisi lain adalah penyebab umum kerontokan rambut.

Kuku Bergerigi atau Seperti Sendok

Asupan nutrisi yang buruk dapat menyebabkan beberapa perubahan pada kuku. Kuku dapat menjadi tipis dan rapuh atau melengkung seperti sendok terutama pada jari telunjuk atau jari ketiga. Hal ini bisa terjadi karena kekurangan zat besi, protein, kalsium, vitamin A, B6, C atau D.

Gangguan Gigi

Tanda asupan gizi tidak seimbang adalah timbulnya masalah pada mulut. Kekurangan vitamin C dapat menyebabkan pendarahan, gingivitis (gangguan pada gusi karena iritasi).

Daya Tahan Tubuh Menurun

Memiliki asupan nutrisi yang buruk dapat menyebabkan sistem kekebalan tubuh mengalami penurunan sehingga kemampuan untuk berperang dengan virus, bakteri atau penyakit lainnya juga menurun. Beberapa nutrisi yang penting bagi sistem kekebalan tubuh adalah protein, zinc, vitamin A, C, dan E.

Mudah Timbul Memar dan Susah Sembuh

Jika tubuh mudah mengalami memar, terutama jika terjadi tanpa sebab seperti habis jatuh atau menabrak sesuatu maka kemungkinan disebabkan oleh asupan gizi yang tidak seimbang. Nutrisi yang mempengaruhi hal ini seperti protein, vitamin C atau vitamin K yang diperlukan untuk proses penyembuhan luka. Vitamin C memiliki peran membantu jaringan memperbaiki dirinya sendiri dan vitamin K berperan untuk proses pembekuan darah.
Rasa gatal dan perih karena kutu air sangat membuat tidak nyaman, terutama pada orang yang aktif. Menjaga kaki tetap kering dengan sering mengganti kaos kaki dan menggunakan sepatu yang tidak tertutup adalah langkah sederhana mencegah kutu air.


Kutu air dapat terjadi pada siapa saja dan umumnya dikarenakan oleh infeksi jamur. Rasa gatal, sensasi seperti terbakar dan kulit seperti mengelupas biasanya adalah gejala yang ditimbulkan oleh kutu air. Tinea pedis atau Athlete’s foot merupakan sebutan lain untuk kutu air.

Bagaimana Cara Jamur Kutu Air Menyebar?

Jamur masuk ke tubuh melalui celah-celah kecil pada kulit. Kaki dapat secara tidak sengaja menyentuh jamur saat berada ditempat umum atau menyentuh seseorang yang memiliki kutu air. Hal ini dapat kemungkinan terjadi saat berada di ruang ganti, ruang ganti atau kolam renang umum.

Apakah Faktor Resiko Kutu Air?

Beberapa orang memiliki resiko lebih besar mengalami kutu air. Apakah faktor yang meningkatkannya?
  • Pria memiliki resiko lebih tinggi mengalami kutu air
  • Seseorang yang menggunakan sepatu tertutup dan kaos kaki secara rutin
  • Berbagi handuk, sepatu atau kasur dengan seseorang yang memiliki infeksi jamur
  • Berjalan di tempat umum tanpa menggunakan alas kaki.

Cara Mudah Mencegah Kutu Air

Beberapa langkah mudah dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya kutu air, seperti:
  • Selalu menggunakan alas kaki
    Jamur penyebab kutu air dapat berada di lantai sehingga penting untuk selalu menggunakan alas kaki dimanapun. Terutama jika menggunakan kamar mandi di tempat umum.
  • Menjaga kaki tetap kering
    Jamur dapat bertumbuh subur di daerah yang hangat dan lembab seperti ketika kaki menggunakan sepatu yang tertutup. Penggunaan kaos kaki dan sepatu sepanjang hari dapat menyebabkan kaki menjadi berkeringat dan lembab dalam waktu yang lama. Gunakan sepatu yang terbuka atau membawa cadangan kaos kaki. Sehingga dapat membantu kaki tetap kering.
  • Menjaga kebersihan kaki
    Mencuci kaki setiap hari dengan sabun dan mengeringkannya merupakan salah satu pencegahan kutu air.
  • Jenis Kaos Kaki
    Pilih kaos kaki yang cepat menyerap keringat dan cepat kering. Mengganti kaos kaki setiap hari atau lebih sering juga dapat mencegah kutu air.
  • Menjaga kelembapan sepatu
Pastikan sepatu yang digunakan dalam kondisi kering. Letakkan sepatu pada ruangan terbuka atau dikeringkan setelah digunakan.
  • Jangan berbagi penggunaan handuk atau sepatu dengan orang lain, terutama jika mereka memiliki kutu air.
  • Gunakan bedak antijamur setiap hari untuk melindungi kaki.

Apakah Tempat Pedicure Aman dari Kutu Air?

Tempat perawatan untuk pedicure kemungkinan aman dari kutu air. Namun tetaplah berhati-hati, pilihlah tempat perawatan yang sudah terjamin kebersihannya.
Mencuci wajah yang tepat adalah dengan menggunakan air hangat dan sabun yang lembut. Menggunakan air dengan suhu yang ekstrim dapat mengiritasi kulit.


Kebersihan wajah dimulai dengan membersihkan riasan hingga minyak berlebihan. Banyak pertanyaan tentang membersihkan wajah seperti ketika dirumah seharian, apakah perlu membersihkan wajah? Membersihkan wajah tetap harus dilakukan setiap hari tanpa melihat jenis kulit, tekstur kulit, kegiatan atau kondisi saat itu.

Cara Tepat Membersihkan Wajah

Cara membersihkan atau mencuci wajah memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan kulit dan penampilan. Berikut beberapa tips untuk membantu menjaga wajah tetap sehat
  • Menggunakan produk pembersih yang lembut dan tidak mengandung alcohol serta sesuaikan dengan jenis kulit.
  • Basuh wajah dengan menggunakan air hangat dan menggunakan jari untuk mengoleskan sabun wajah. Hindari penggunaan waslap, spon atau benda lain karena beresiko tinggi mengiritasi kulit
  • Hindari menggosok wajah karena dapat mengiritasi kulit
  • Bilas dengan air hangat dan keringkan dengan handuk yang lembut
  • Oleskan pelembab setelah itu jika kulit terasa kering. Oleskan secara lembut saat mengoleskan krim terutama pada bagian sekitar mata.
  • Batasi mencuci wajah anda, yaitu dua kali sehari dan setelah berkeringat. Cuci wajah anda wajib saat pagi dan malam hari, serta setelah berkeringat.

Langkah yang Diperbolehkan Saat Membersihkan Wajah

Beberapa langkah yang diperbolehkan atau bahkan diharuskan untuk menjaga wajah tetap bersih:
  • Hapus Riasan dengan Tepat
    Gunakan produk untuk menghapus riasan untuk memulai langkah membersihkan wajah. Menghapus riasan pada wajah dapat mencegah pori-pori tersumbat. Jika perlu gunakan dua langkah untuk mencegah pori-pori tersumbat. Langkah kedua setelah menghapus riasan adalah menghapus minyak berlebih dan kotoran yang menempel pada kulit. Untuk bagian mata, hindari menggosoknya melainkan hanya ditekan-tekan. Hal ini dikarenakan kulit area mata sangat halus.
  • Gunakan Air Hangat
    Lupakan tentang mitos bahwa air hangat dapat membuka pori-pori, karena hal tersebut tidak benar. Yang benar adalah kulit akan mudah teriritasi saat air yang digunakan berada pada suhu ekstrim.
  • Gunakan Micellar Water
    Tentu sudah sering mendengar tentang micellar water bukan? Micellar water mengandung molekul yang dapat menempel pada riasan dan menghapusnya.
  • Gunakan Handuk Lembut
    Saat mengeringkan wajah, gunakan handuk yang lembut dan bersih. Lakukan gerakan menepuk dan hindari menggosok handuk ke wajah.
  • Gunakan Toner
    Toner bukan merupakan langkah untuk mencuci wajah. Namun, toner berperan untuk menyeimbangkan kembali kulit. Toner adalah formula cair ringan yang dapat digunakan untuk mengatur ulang pH sehingga dapat melindungi kulit dari bakteri.

Apa itu Eksfoliasi?

Eksfoliasi adalah menghilangkan sel-sel kulit mati dari lapisan luar kulit. Eksfoliasi bermanfaat untuk mengatasi kulit kering atau kusam, meningkatkan sirkulasi darah dan mencerahkan serta memperbaiki kulit. Pilihlah produk eksfoliasi sesuai dengan jenis kulit.
Menginjak usia 40 tahun, sering kali kita mulai dihantui oleh beberapa penyakit seperti diabetes atau gangguan jantung atau yang memiliki istilah penyakit degeneratif. Sebelum melakukan upaya pencegahan, ada baiknya kenali dulu macam penyakit degeneratif.


Penyakit degeneratif terjadi karena perubahan fungsi atau struktur yang mengakibatkan perubahan jaringan dan organ selama waktu tertentu. Penyakit degeneratif umumnya baru diketahui saat sudah parah. Penyebab penyakit degeneratif adalah karena bertambahnya usia dan gaya hidup yang tidak sehat.
Berikut akan dibahas beberapa penyakit degeneratif yang menjadi “momok” bagi seseorang yang sudah berusia lanjut.

Diabetes melitus

Diabetes melitus termasuk dalam penyakit degeneratif karena disebabkan oleh perubahan fungsi pankreas dan hormone insulin sehingga terjadi peningkatan kadar gula darah dalam tubuh. Diabetes melitus yang tidak terkontrol dapat menyebabkan komplikasi ke organ lain seperti jantung, ginjal, mata dan beberapa organ lain. Faktor genetic memiliki pengaruh atas terjadinya diabetes melitus tipe 2, namun gaya hidup yang tidak sehat merupakan penyebab utamanya.

Penyakit Jantung

Penyakit jantung dan pembuluh darah yang dapat menimbulkan dampak ke jantung disebut dengan penyakit kardiovaskular. Faktor resiko utama terjadinya penyakit kardiovaskular adalah tekanan darah tinggi dan aterosklerosis. Aterosklerosis merupakan kondisi terjadinya penumpukan plak lemak pada pembuluh darah. Penyakit kardiovaskular dapat mengalami komplikasi seperti menyebabkan gagal jantung, serangan jantung atau stroke.

Osteoporosis

Osteoporosis menyebabkan tulang menjadi lemah dan rapuh. Hal ini mengakibatkan tulang menjadi mudah patah atau berubah bentuk (bungkuk). Retak atau patah umumnya terjadi pada pinggul, pergelangan tangan atau tulang belakang. Osteoporosis disebabkan karena pembentukan tulang baru tidak sebanyak tulang yang harus digantikan. Bertambahnya usia dapat meningkatkan resiko terjadinya osteoporosis.

Kanker

Kanker merupakan sebutan penyakit yang di mana sel abnormal berkembang tanpa kontrol dan dapat menyerang jaringan di dekatnya. Sel-sel kanker dapat menyebar ke bagian tubuh lain melalui sistem darah dan getah bening. Terdapat beberapa jenis kanker berdasarkan awal mula kanker berkembang.

Bagaimana Cara Tetap Sehat di Masa Tua?

Aktifitas fisik dan pemenuhan nutrisi yang dibutuhkan tubuh merupakan kunci untuk memiliki tubuh yang sehat. Mengkonsumsi makanan yang tinggi kandungan nutrisi dan menyeimbangkan asupan energi dengan aktifitas fisik diperlukan untuk menjaga berat badan tetap ideal.
Konsumsi makanan yang tidak seimbang seperti terlalu tinggi gula, karbohirat atau lemak dapat menyebabkan kelebihan berat badan. Selain itu juga harus menyeimbangkan jumlah asupan kalori yang masuk dengan jumlah energi yang dikeluarkan melalui aktifitas fisik.