Dr. Suparyanto, M.Kes

STATISTIK NON PARAMETRIS

PARAMETER
  • Parameter adalah ukuran2 dalam populasi (μ (mu) = rata2, σ (sigma) = simpangan baku, σ 2 = varians, ρ (rho) = koefisien korelasi)
  • Statistik adalah ukuran2 dalam sample (x = rata2, s = simpangan baku, s 2 = varians, r = koefisien korelasi)

MACAM STATISTIK
  • Statistik dibagi 2: parametris dan non parametris
  • Jika datanya interval rasio, distribusi data normal dan jumlah data besar (>30) digunakan statistik parametris
  • Jika datanya nominal/ordinal, atau distribusi data tidak normal (bebas), atau jumlah data kecil (<30) digunakan statistik non parametris SYARAT UJI STATISTIK PARAMETRIS Skala data interval atau rasio Data berdistribusi normal Pada uji t dan uji F untuk dua sample atau lebih, kedua sample harus dari populasi yang mempunyai varians sama Jumlah data besar (>30)

STATISTIK NON PARAMETRIS
  1. Data: nominal atau ordinal
  2. Uji data nominal: Test Binomial, Chi Kuadrat (χ2)
  3. Uji data ordinal: Run Test

TEST BINOMIAL
  • Syarat:
  1. Populasi terdiri 2 klas (misal: pria dan wanita)
  2. Data Nominal
  3. Jumlah sampel kecil (< 25) Distribusi data Binomial (terdiri 2 kelas): kelas dengan kategori (x) dan kelas dengan ketegori (n-x) Ketentuan: bila harga P > α , Ho diterima
  • P = proporsi kasus (lihat tabel)
  • α = taraf kesalahan ( 1% = 0,01)

  • Contoh: penelitian tentang kecenderungan Bumil memilih tempat bersalin di Polindes atau di Puskesmas. Jumlah sampel 24 Bumil, 14 Bumil memilih di Polindes, 10 Bumil memilih di Puskesmas
  • Ho = peluang Bumil memilih tempat bersalin di Polindes atau Puskesmas adalah sama, yaitu 50%
  • Ho = p1 = p2 = 0,5

  • Sampel (n) = 24
  • Frekuensi kelas terkecil (x) = 10
  • Tabel (n=24, x=10) , koefisien binomial (p) = 0,271
  • Bila taraf kesalahan (α) ditetapkan 1% = 0,01
  • p = 0,271 > 0,01 , Ho diterima
  • Kesimpulan: kemungkinan Bumil memilih tempat bersalin di Polindes atau di Puskesmas adalah sama yaitu 50 %
SPSS BINOMIAL

Hipotesis:
  • Ho = populasi hasil sama dengan populasi yang dihipotesiskan
  • H1 = populasi hasil tidak sama dengan populasi yang dihipotesiskan

Pengambilan keputusan
  • Jika probabilitas > 0,05, maka Ho diterima
  • Jika probabilitas < 0,05, maka Ho ditolak 
SPSS BINOMIAL


CHI KUADRAT (χ2)
  • Syarat: Populasi terdiri dari 2 atau lebih kelas, Data Nominal, Sampelnya besar 
  • Ho = “Peluang memilih x atau y adalah sama besar yaitu 50%” Ketentuan: Ho diterima jika χ2 hitung < χ2 tabel (dengan dk dan taraf kesalahan tertentu) dk = kebebasan untuk menentukan frekuensi yang diharapkan, jika peluangnya 2 (x atau y) maka dk =1 
  • Penelitian peluang Bumil memilih periksa ANC di Bidan P2B dan Bidan D3. Jumlah sampel 300 Bumil, memilih Bidan P2B 200 orang, memilih Bidan D3 100 orang Ho = “Peluang Bumil memilih periksa ANC di Bidan P2B dan Bidan D3 adalah sama (50%)” Jika dk = 1, α = 5% , χ2 tabel = 3,841, dan χ2 hitung = 33,33 
  • Kesimpulan: Ho ditolak Penelitian tentang warna sepatu dipilih Bidan. Jumlah sampel 3000 Bidan, 1000 warna hitam, 900 warna putih, 600 coklat, 500 warna lain Ho =“Peluang Bidan memilih empat warna sepatu adalah sama” Jika dk = 3, α = 5% , χ2 tabel = 7,815, dan χ2 hitung = 226,67 Kesimpulan: Ho ditolak 

HASIL SPSS CHI SQUARE

Dasar pengambilan keputusan
  • Jika Chi-Square hitung < Chi-Square tabel → Ho diterima 
  • Jika Chi-Square hitung > Chi-Square tabel → Ho ditolak

Melihat angka probabilitas
Probabilitas > 0,05 → Ho diterima
Probabilitas < 0,05 → Ho ditolak

HASIL SPSS CHI SQUARE


RUN TEST
  • Untuk mengukur urutan suatu kejadian random atau tidak (pada data ordinal) Caranya dengan memperhatikan jumlah “run” Run adalah kejadian yang berurutan 
  • Misal: @ = puas, # = tidak puas Contoh: @@@ ## @ ### @@ # @@ = 7 run Ho = “Urutan kepuasan dalam pelayanan … adalah random” 
  • Ketentuan: Ho diterima jika r observasi berada diantara r kecil (tabel) dan r besar (tabel) 

HASIL SPSS RUN TEST
Hipotesis Ho: ketidak puasan bersifat random H1: ketidak puasan bersifat tidak random Pengambilan Keputusan Probabilitas >0,05 → Ho diterima
Probabilitas < 0,05 → Ho ditolak

HASIL SPSS RUN TEST


UJI HIPOTESIS DESKRIPTIF


UJI HIPOTESIS ASOSIASI


UJI HIPOTESIS KOMPARASI


HASIL SPSS MANN-WHITNEY
  • Uji dua sample 
  • Tipe data: Nominal dan Ordinal 
  • Tipe interval/ratio, namun data distribusi tidak normal 
Dasar pengambilan keputusan
  1. Dengan membandingkan angka z hitung dan z tabel Jika z hitung < z tabel → Ho diterima Jika z hitung > z tabel → Ho diterima
  2. Melihat angka probabilitas
  • Probabilitas > 0,05 → Ho diterima
  • Probabilitas < 0,05 → Ho ditolak

HASIL SPSS MANN-WHITNEY


HASIL SPSS WILCOXON
  • Uji dua sample berpasangan
  • Data skala Nominal atau Ordinal
  • Data skala Interval atau Ratio, namun berdistribusi tidak normal

HASIL SPSS WILCOXON


HASIL SPSS FRIEDMEN
  • Uji n Sample Berhubungan
  • Data skala Nominal atau Ordinal
  • Data skala Interval atau Ratio, namun berdistribusi tidak normal
  • Jumlah data kecil (< 30)

HASIL SPSS SPEARMAN


HASIL SPSS KENDALL





Axact

ARTIKEL KESEHATAN

Bismillah...Blog ini merangkum beberapa artikel kesehatan yang ada di dunia maya sehingga menjadi sebuah blog kesehatan terpercaya. Kami mengucapkan terima kasih kepada narasumber artikel kesehatan, semoga artikel yang telah di baca banyak orang membawa manfaat dan penulis artikel pertama mendapatkan pahala dari Alloh.

Post A Comment:

0 comments: