Selain kekuatan otot tangan, Anda juga perlu melatih kekuatan otot kaki yang berfungsi penting untuk menunjang aktivitas. Membentuk otot kaki juga penting untuk menjaga penampilan, misal jika Anda ingin betis yang terlihat ramping, berotot, dan tidak berlemak. Nah, kira-kira apa saja gerakan olahraga yang efektif Anda lakukan? Yuk, cari tahu jawabannya berikut ini.
Berbagai gerakan olahraga untuk
membentuk otot kaki
Untuk membentuk otot kaki yang kuat, Anda bisa
memulainya melalui betis. Otot betis terdiri dari dua otot utama, yaitu
gastrocnemius dan soleus. Soleus adalah otot panjang dan lebar yang berada di
bawah gastrocnemius yang lebih kecil dan bulat. Kedua otot utama ini bersama
beberapa otot sekunder yang lebih kecil kemudian membentuk otot betis Anda.
Saat betis berkontraksi, hal ini sekaligus
akan menguatkan kaki dan jari kaki Anda. Maka otot betis yang kuat sangat Anda
perlukan untuk beraktivitas. Lakukanlah latihan betis sebanyak satu atau dua
kali seminggu untuk menjaganya terhindar dari lemak.
Berikut adalah beberapa gerakan olahraga yang
ampuh sebagai cara membesarkan otot betis yang bisa Anda lakukan.
1. Jinjit
Berjinjit adalah latihan klasik untuk menguatkan betis. Latihan ini menggunakan berat tubuh Anda untuk memperkuat dan mengencangkan gastrocnemius dan soleus.
Gerakan jinjit pun tergolong mudah, yang mana
langkah-langkah dasarnya bisa kamu praktikkan seperti berikut ini.
·
Mulailah dengan berdiri
dekat dinding untuk menjaga keseimbangan.
·
Buka kaki selebar bahu
Anda, lalu pastikan pergelangan kaki, lutut, dan pinggul berada dalam garis
vertikal untuk mencegah Anda mengalami cedera sendi.
·
Tekan bola kaki (bagian
telapak kaki bagian depan) dari kedua kaki untuk mengangkat tubuh Anda ke atas.
Kemudian, jaga tubuh Anda tetap tegak lurus.
Selain metode sederhana tersebut, Anda bisa
melakukan variasi lain, yakni melakukan jinjit dengan bantuan tangga. Lakukan
hal ini dengan berdiri di atas tangga, lalu biarkan bola kaki berada di tangga
dan tumit Anda jatuh ke bawah tangga. Tekan bola kaki dan angkat tumit setinggi
yang Anda bisa.
Untuk meningkatkan intensitas latihan, Anda
juga dapat menambahkan beban seperti dumbbell.
Pegang dumbell atau alat pemberat lainnya pada salah
satu tangan dan tangan lainnya berpegangan di dinding untuk menjaga
keseimbangan.
2. Mengangkat betis dalam posisi
duduk
Anda bisa melakukan latihan sederhana ini di rumah atau di tempat gym pada mesin latihan betis. Latihan ini juga berfungsi dengan baik pada otot gastrocnemius dan soleus.
Jika melakukan latihan di rumah, Anda bisa
mengikuti panduan gerakan seperti berikut ini.
·
Mulailah pada posisi
duduk di kursi yang kuat dan kokoh dengan meletakkan kaki Anda di lantai.
Pastikan juga Anda menjaga lutut agar tidak maju atau mundur.
·
Ambil dumbbell atau beban lainnya, kemudian
genggam dengan tangan dan tempatkan pada bagian atas paha dekat lutut.
·
Tekan bola kaki secara
perlahan untuk menaikkan tumit setinggi mungkin. Kemudian, turunkan
perlahan-lahan dan ulangi kembali gerakannya.
Sedangkan, cara melakukan latihan untuk
membesarkan otot betis ini di tempat gym seperti di bawah ini.
·
Mulailah menempatkan
diri pada mesin
fitness untuk
menekan otot betis dengan bola kaki Anda pada platform. Pastikan Anda membiarkan tumit turun
ke lantai.
·
Kembalikan kait
pengaman mesin dan lepaskan berat ke otot betis Anda.
·
Jatuhkan tumit sejauh
yang Anda bisa menuju lantai untuk menurunkan berat, lalu tekan bola kaki untuk
mengangkat tumit setinggi yang Anda bisa.
3.
Lunge pulses
Gerakan lunge pulses akan mengembangkan otot soleus betis sehingga bisa membentuk kaki Anda lebih kuat. Namun, otot soleus ini hanya akan berkontraksi sepenuhnya ketika Anda menurunkan tubuh ke bawah untuk setidaknya membentuk sudut kaki sebesar 30 derajat.
Untuk melakukan gerakan lunge pulses dengan benar, Anda bisa ikuti metode
berikut ini.
·
Mulailah dengan berdiri
tegak dan menaruh lengan pada bagian samping tubuh Anda.
·
Langkahkan kaki kanan
ke depan, lalu tekuk hingga berbentuk sudut 90 derajat. Lalu, panjangkan kaki
Anda ke belakang dengan menekuk lutut.
·
Luruskan kaki kiri
sehingga badan naik ke atas, selanjutnya turunkan badan hingga kaki kiri
menekuk lagi.
·
Ulangi gerakan lunge pulses ini selama 15 kali secara
bergantian pada setiap sisi.
4. Melakukan olahraga kardio
Selain gerakan-gerakan tertentu, Anda juga
bisa mengambil manfaat
dari olahraga kardio
yang bisa membantu memperkuat dan membentuk otot kaki dan betis. Beberapa
olahraga kardio yang bisa Anda lakukan antara lain sebagai berikut ini.
·
Berlari, berjalan, dan
mendaki gunung adalah latihan untuk memperbesar otot betis yang sangat baik,
terutama ketika Anda menanjak. Semakin curam dakian, maka semakin banyak betis
Anda bekerja.
·
Olahraga sepak bola,
basket, atau tenis, membutuhkan kegiatan termasuk berlari, melompat, dan
mendorong otot betis untuk berakselerasi atau mengubah arah dengan cepat. Jadi,
aktivitas ini sangat bagus untuk mengencangkan betis.
·
Step
class dan jenis tarian lain akan
membuat betis Anda bekerja setiap kali melangkah naik dan turun atau menekuk
dan mendorong lutut dari posisi tinggi ke posisi rendah.
·
Berenang membuat otot betis dan
otot kaki lainnya bekerja. Olahraga ini baik bagi Anda yang memang menghindari
gerakan berlari atau melompat. Renang termasuk olahraga low-impact atau berdampak rendah yang
merupakan cara aman untuk membentuk otot kaki dan betis kembali setelah Anda
baru pulih dari cedera.
·
Lompat tali membangun otot betis
sambil memberikan latihan kardiovaskular. Dikutip dari Men’s Health, tekanan berulang-ulang saat
melompat dapat memperkuat otot betis. Mulailah melakukan lompat tali selama 1-3
menit.
Latihan membentuk otot kaki memiliki manfaat
mulai dari mengurangi nyeri otot, meningkatkan rentang gerak, dan membantu
melenturkan kaki agar terhindar dari risiko cedera. Jika kaki atau pergelangan
sakit, pernah mengalami cedera, atau menderita radang sendi, sebaiknya Anda
konsultasikan ke dokter atau ahli
terapi fisik
sebelum melakukan latihan.


Post A Comment:
0 comments: