Orang
yang mengalami cedera kaki cukup parah yang mengganggu sistem gerak, butuh pakai
tongkat atau kruk untuk membantunya tetap bergerak selama masa pemulihan. Namun
sayangnya, otot di bagian kaki
yang cedera tersebut bisa mengecil setelah lama tidak dipakai beraktivitas.
Sebenarnya, apa penyebab otot mengecil setelah pakai alat bantu jalan? Apakah
hal ini wajar?
Alat bantu jalan dapat menyebabkan
otot mengecil setelah lama cedera
Selama masa
penyembuhan cedera, kaki yang bermasalah belum cukup kuat untuk kembali
berfungsi normal sehingga Anda akan bertumpu pada alat bantu jalan untuk
memudahkan beraktivitas dan bergerak. Akibatnya, kaki yang cedera tersebut jadi
jarang atau bahkan tidak sama sekali digerakkan.
Ketika otot tidak digunakan dalam kurun
waktu cukup lama, jaringan otot akan perlahan melemah dan massa otot menyusut.
Kondisi ini disebut atrofi
otot.
Penyusutan massa otot diperkirakan bisa mencapai hingga dua persen setiap
harinya selama menggunakan alat bantu jalan.
Penggunaan alat
bantu jalan juga berisiko mengakibatkan aliran darah ke kaki berkurang sehingga
menghambat proses penyembuhan dan mempersulit masa transisi jika ingin berhenti
menggunakan alat bantu.
Selain itu, penyusutan massa otot bisa
disebabkan oleh adanya suatu penyakit, seperti stroke
(yang mungkin juga membuat Anda butuh pakai alat bantu jalan setelah pulih),
atau setelah pemulihan operasi besar yang mengharuskan Anda bed
rest total selama beberapa waktu.
Apa yang bisa dilakukan untuk
mencegahnya?
Meski alat bantu
jalan bisa jadi penyebab otot mengecil, bukan berarti Anda jadi tidak
memakainya sama sekali. Apalagi jika memang dokter menyarankan hal ini akibat
kondisi kesehatan Anda saat itu.
Cedera
memang bikin Anda tidak nyaman untuk bergerak. Namun jika Anda hanya pasrah
saja, maka otot di kaki yang cedera akan berangsur-angsur akan rusak karena tidak
lagi memiliki kemampuan untuk berkembang dan bekerja secara normal.
Pada akhirnya,
tungkai kaki tersebut akan semakin lemah dan sulit digerakkan bahkan setelah
Anda sembuh total dan lepas dari alat bantu jalan.
Untuk mencegah
“efek samping” ini, Anda harus tetap aktif menggerakkan otot kaki yang cedera
setiap hari. Misalnya dengan melakukan peregangan sederhana atau melatih
kekuatannya dengan melibatkannya bergerak perlahan setiap kali Anda berjalan.
Intinya, jangan
memanjakan kaki yang cedera berlebihan. Anda harus melatihnya dengan rutin,
meskipun memang akan menimbulkan sedikit rasa sakit dan tidak nyaman.
Bagaimana cara mengatasi otot yang
mengecil?
Otot yang mengecil
hanya bisa dideteksi oleh dokter lewat pemeriksaan fisik. Maka, sampaikan semua
keluhan yang Anda rasakan dengan rinci, meliputi luka atau cedera yang pernah
terjadi, baik dalam waktu dekat maupun sudah lama, kondisi medis yang pernah
terdiagnosis sebelumnya, hingga daftar obat, resep, dan suplemen yang Anda
konsumsi.
Untuk mempercepat penyembuhan otot mengecil, ada
beberapa pengobatan yang bisa menjadi pilihan, yakni:
·
Terapi
ultrasound merupakan prosedur non-invasif yang mengandalkan kerja gelombang
suara.
·
Terapi
fisik atau fisioterapi, cara ini lebih umum dilakukan oleh seorang
terapis dengan cara membantu pergerakan kaki yang mengalami atrofi otot secara
bertahap.
·
Operasi,
penanganan ini diambil ketika kondisi otot sudah tergolong parah, bisa karena
kontraktur atau tendon yang sobek, sehingga menghambat pergerakan.
Jika Anda didiagnosa mengalami atrofi otot akibat penggunaan alat bantu jalan, kondisi ini umumnya hanya terjadi sementara waktu dan tidak akan bertahan lama. Asal Anda mau menggerakkan otot kaki yang cedera, kemampuan otot akan perlahan-lahan kembali.
Bila
Anda masih ragu, Anda bisa berdiskusi dengan dokter yang menangani Anda untuk
kemungkinan alternatif lainnya — seperti mobility
device.
Mobility device adalah alat bantu
jalan yang terbuat dari plastik dan alumunium ringan, yang berguna untuk
mengembalikan kemandirian dan kemampuan berjalan bagi penderita cedera kaki.
Alat ini juga bisa membantu mempercepat penyembuhan cedera dan kemampuan
berjalan normal.
Berbeda dengan alat bantu jalan yang mengandalkan bantuan tangan untuk menggerakannya, mobility device memudahkan Anda untuk bergerak dan berjalan normal, seperti memakai kaki palsu


Post A Comment:
0 comments: