Kaki berfungsi untuk menopang seluruh berat berat badan Anda saat beraktivitas, termasuk saat berjalan, berlari, dan lainnya. Sayangnya, aktivitas padat seringkali membuat Anda tidak menyadari bahwa kaki juga bisa sakit dan kelelahan. Nah, tidak ada salahnya menyempatkan waktu untuk melakukan peregangan kaki demi mencegah dan mengatasi sakit kaki.
Selain bermanfaat untuk mengatasi sakit kaki,
latihan peregangan otot kaki juga bisa mencegah Anda dari cedera saat berolahraga dengan menjaga kekuatan
dan kelenturan kaki. Latihan peregangan ini bahkan
juga bermanfaat untuk orang-orang yang memiliki penyakit yang memengaruhi
kesehatan kaki, misalnya radang sendi, rematik, atau diabetes.
Dalam melakukannya, Anda tidak memerlukan alat
olahraga khusus untuk melakukannya, kok! Berikut adalah beberapa latihan
peregangan kaki di rumah, yang bisa Anda lakukan bahkan di sela-sela waktu
luang.
Macam-macam latihan peregangan kaki
yang bisa Anda lakukan di rumah
Sebelum melakukan gerakan peregangan berikut
ini, ada baiknya Anda konsultasi dulu ke dokter atau terapis fisik yang
menangani Anda khususnya Anda sedang atau pernah mengalami cedera atau memiliki
penyakit tertentu, seperti radang sendi atau diabetes. Jika dokter atau terapis fisik Anda sudah memberikan lampu
hijau, yuk mulailah untuk melakukan latihan peregangan kaki sesuai dengan
panduan berikut ini.
1.
Toe raise, point, and curl
Latihan ini memiliki tiga tahap yang akan membantu Anda memperkuat semua bagian kaki, mulai dari jari kaki, telapak kaki, hingga bagian tumit.
Langkah-langkah yang bisa Anda lakukan antara
lain sebagai berikut.
·
Duduk tegak dengan kaki
menapak rata pada permukaan lantai.
·
Tahap pertama, tahan
jari-jari kaki Anda tetap pada lantai dan angkat tumit sampai hanya jari-jari
kaki yang menyentuh lantai. Lalu, bentuk jari-jari kaki Anda seperti bola dan
tarik ke belakang sambil mengangkat tumit. Tahan gerakan ini selama lima detik,
sebelum menurunkan tumit Anda.
·
Tahap kedua, naikkan
tumit Anda dan arahkan jari-jari kaki sehingga hanya ujung jari kaki ibu jari
dan telunjuk yang menyentuh lantai. Tahan selama lima detik, sebelum menurunkan
kembali tumit Anda.
·
Tahap ketiga,
pertahankan tumit kaki menyentuh lantai lalu naikan jari-jari kaki. Tahan
gerakan ini selama lima detik.
·
Kemudian, Anda tinggal
mengulangi setiap tahap sebanyak sepuluh kali.
2. Big toe stretch
Caranya melakukan peregangan ibu jari kaki,
Anda bisa simak melalui panduan berikut ini.
·
Duduk tegak dengan kaki menapak rata
pada permukaan lantai.
·
Angkat kaki kanan ke
atas dan letakkan pada paha kiri Anda.
·
Gunakan jari-jari Anda
dengan lembut untuk meregangkan ibu jari dan jari-jari kaki Anda lainnya ke
atas, ke bawah, dan ke samping.
·
Tahan gerakan
peregangan ke setiap arah selama lima detik. Kemudian, ulangi gerakan ini
sebanyak sepuluh kali dan lakukan juga pada kaki kiri Anda.
3.
Toe splay
Gerakan peregangan otot kaki sebagai bagian dari latihan kelenturan ini akan membantu Anda mengendalikan otot-otot di sekitar area ibu jari kaki. Hasilnya, jari dan telapak kaki Anda mampu melangkah lebih baik saat beraktivitas.
Latihan ini bisa mudah Anda lakukan dengan
mengikuti gerakan-gerakan di bawah ini.
·
Duduk tegak dengan kaki
bertumpu pada permukaan lantai lantai.
·
Sebarkan hari-jari kaki
sejauh mungkin tanpa Anda menahannya. Tahan posisi ini selama lima detik.
·
Selain tanpa alat, Anda
juga bisa memutar karet gelang pada kedua ibu jari kaki. Hal ini akan
memberikan perlawanan dan membuat latihan Anda lebih menantang.
·
Ulangi gerakan ini
sebanyak sepuluh kali.
4.
Toe curls
Toe curls adalah gerakan yang bertujuan membangun otot-otot fleksor pada jari dan telapak kaki, serta meningkatkan kekuatan kaki secara menyeluruh.
Cara mudah untuk melakukan gerakan peregangan
kaki ini antara lain sebagai berikut.
·
Duduk tegak di kursi,
kemudian letakkan telapak kaki rata pada lantai.
·
Letakkan handuk kecil
di bawah kaki Anda, dengan bagian yang pendek menghadap ke kaki dan sisanya
berada di depan.
·
Tempatkan ujung kaki
kanan di bagian handuk yang pendek. Cobalah genggam handuk dengan melipat
jari-jari kaki dan tarik ke arah Anda.
·
Ulangi gerakan ini
sebanyak lima kali, serta lakukan juga pada kaki lainnya.
5.
Marble pickup
Sama seperti gerakan sebelumnya, latihan marble pickup bisa Anda lakukan untuk meningkatkan kekuatan otot bagian bawah kaki dan jari kaki dengan mengangkat benda dari permukaan lantai.
Anda akan membutuhkan beberapa peralatan
tambahan dalam latihan ini, maka simak panduannya berikut ini.
·
Duduk tegak di kursi,
dengan telapak kaki menapak rata pada permukaan lantai.
·
Letakkan sekitar 20
kelereng dan mangkuk kecil di depan kaki Anda.
·
Ambil kelereng satu per
satu dengan jari kaki dan letakkan ke dalam mangkuk. Pastikan Anda hanya
menggunakan satu kaki untuk mengambil semua kelereng yang ada.
·
Setelah semua kelereng
selesai Anda pindahkan, ulangi latihan dengan menggunakan sisi kaki yang lain.
6.
Toe extension
Gerakan ini berguna untuk mencegah atau mengobati plantar fasciitis, yaitu kondisi yang menyebabkan rasa sakit pada tumit ketika berjalan, serta kesulitan mengangkat jari-jari kaki.
Nah, untuk mengatasi kondisi tersebut Anda
bisa melakukan gerakan-gerakan berikut ini.
·
Duduk tegak pada kursi
dengan kaki rata pada lantai. Kemudian, tempatkan kaki kiri Anda pada bagian
paha kanan.
·
Tarik jari-jari kaki ke
atas, ke arah pergelangan kaki. Peregangan ini harus Anda rasakan sepanjang
bagian bawah kaki dan tumit. Tahan gerakan selama sepuluh detik.
·
Lakukan pijatan kecil
pada pergelangan kaki saat peregangan yang akan membantu Anda dalam mengurangi
ketegangan dan rasa sakit.
·
Ulangi gerakan ini
sebanyak sepuluh kali pada setiap kaki.
7. Tennis ball roll
Jika tidak memiliki bola tenis di rumah, Anda
bisa menggantinya dengan botol air yang didinginkan. Cara melakukan gerakan ini
antara lain sebagai berikut.
·
Duduk tegak dengan
kursi dan posisi telapak kaki rata di lantai.
·
Tempatkan bola tenis
atau bola kecil keras lainnya di samping kaki Anda.
·
Letakkan satu kaki di
atas bola dan gulingkan bola ke sekeliling Anda. Pastikan bola harus memberikan
sensasi seperti memijat bagian bawah kaki.
·
Lanjutkan gerakan ini
selama dua menit, lalu ulangi pada kaki yang lain.
8. Achilles stretch
Untuk mempraktikkan gerakan peregangan
achilles, Anda bisa ikuti panduan mudah berikut ini.
·
Berdiri menghadap
dinding, angkat lengan, dan tempelkan telapak tangan di dinding.
·
Letakkan kaki kanan ke
belakang, kemudian tahan agar kondisi lutut tetap lurus.
·
Setelahnya, tekuk lutut
kiri Anda ke depan dan tahan agar tumit tetap pada permukaan lantai.
·
Lakukan gerakan
mendorong pinggul ke depan dan tahan posisi selama 30 detik sebelum beralih ke
kaki lainnya.
·
Ulangi gerakan ini
sebanyak tiga kali untuk setiap kaki Anda.
9.
Quad stretch
Quadriceps adalah kelompok otot bagian depan paha. Anda menggunakan otot-otot ini ketika berjalan, berlari, atau melakukan hentakan kaki. Latihan kelenturan tubuh bisa Anda lakukan dengan peregangan bagian paha.
Berikut langkah-langkah peregangan otot
quadriceps yang bisa Anda praktikkan di rumah.
·
Berdiri menghadap
dinding, lalu letakkan tangan pada dinding untuk menjaga keseimbangan.
·
Pegang kaki kiri Anda
dengan tangan kiri, kemudian angkat kaki ke arah belakang sambil jaga kedua
paha dan lutut Anda.
·
Jika gerakannya benar,
maka Anda harus merasakan peregangan yang lembut hingga sedang pada bagian
depan paha.
·
Tahan gerakan ini
selama 30 detik, lalu lakukan hal yang sama untuk kaki kanan Anda.
10.
Hamstring stretch
Hamstring adalah kelompok otot kaki yang akan membantu Anda dalam menekuk lutut dan menggerakan pinggul. Otot ini juga paling banyak Anda gunakan saat berolahraga atau berlari, sehingga rentan mengalami cedera hamstring.
Untuk meregangkan kelompok otot kaki ini, Anda
bisa mengikuti panduan mudah berikut ini.
·
Posisikan kaki kanan
Anda di depan Anda.
·
Letakkan tangan pada
sisi pinggang dan condongkan tubuh Anda ke depan, tepatnya ke arah kaki kanan
Anda sambil tekukkan lutut kiri Anda.
·
Perlahan-lahan
lenturkan pergelangan kaki kanan sehingga jari-jari kaki menarik ke arah tubuh
Anda.
·
Tahan posisi ini ini
selama 30 detik dan ulangi gerakan ini pada sisi sebelahnya.
11.
Inner thigh stretch
Melakukan peregangan kaki pada otot paha bagian dalam bisa membantu Anda dalam menstabilkan sendi pinggul dan lutut. Hal ini juga sekaligus mampu memperkuat kaki Anda.
Cara mudah yang bisa Anda lakukan untuk
meregangkan otot paha bagian dalam seperti langkah-langkah berikut ini.
·
Posisi awal Anda
berdiri dengan kedua kaki yang terbuka selebar pinggul.
·
Lakukan tumpuan pada
kaki kanan hanya pada tumit, sementara telapak kaki kiri menapak penuh pada
permukaan lantai.
·
Tekuk lutut kanan saat
Anda menggeser seluruh tubuh ke kanan sampai Anda merasakan peregangan pada
paha sebelah kiri.
·
Tahan posisi ini selama
30 detik, kemudian geser berat Anda ke sisi yang lain sambil melakukan langkah
yang sama.
12.
Supine leg stretch
Peregangan kaki ini bertujuan untuk meregangkan punggung bawah, betis, dan pergelangan kaki. Semua bagian ini tentu Anda gunakan dalam aktivitas keseharian, sehingga penting untuk selalu menjaga kekuatan dan kelenturannya.
Beberapa langkah yang bisa Anda lakukan dalam
peregangan ini antara lain sebagai berikut.
·
Berbaring telentang
dengan lutut ditekuk dan telapak kaki menapak di lantai.
·
Gerakan salah satu kaki
hingga lutut ke arah dada, lalu peluklah ke tubuh Anda.
·
Perlahan-lahan tendang
kaki tersebut ke arah langit-langit. Luruskan dan tarik ke badan sampai
ketegangan terasa pada bagian belakang kaki.
·
Luruskan telapak kaki
ke arah langit-langit dan putar pergelangan kaki Anda ke setiap arah sebanyak
tiga putaran.
·
Turunkan kaki dan
ulangi gerakan ini dengan kaki yang berlawanan.
Anda bisa melakukan latihan peregangan kaki
sebanyak tiga hari setiap minggu atau setiap hari untuk merasakan manfaatnya.
Melakukannya sebagai gerakan pemanasan
sebelum olahraga,
seperti jogging atau bersepeda
juga bermanfaat untuk menurunkan risiko cedera.


Post A Comment:
0 comments: